Jangan Keliru! Ini Bedanya Sales & Marketing yang Belum Anda Ketahui

Kebanyakan orang, mungkin berasumsi bahwa sales dan marketing adalah dua hal yang sama. Namun pada kenyataannya, sales dan marketing memiliki sejumlah perbedaan dari beberapa aspek.

Setiap perusahaan pasti memiliki departemen, bagian, atau divisi yang memiliki tugas masing-masing. Misalnya saja, customer service, sales, marketing, programer, dan sebagainya. Namun, tak sedikit orang yang masih bingung membedakan antara sales dan marketing sebagai bagian divisi perusahaan. 

Tidak hanya dari sisi fungsi dan tugas saja, beberapa perusahaan juga terkadang menggabungkan kedua divisi ini. Walaupun marketing dan sales masih menjadi bagian dari strategi perusahaan untuk mencapai revenue, namun keduanya mempunyai beberapa perbedaan lho! Apa saja itu? Mari simak ulasan di bawah ini yuk!

Pengertian Sales dan Marketing

SimpliDOTS SFA
source : www.instagram.com/simplidots

Sales merupakan kegiatan yang hanya terfokus pada penjualan suatu produk perusahaan serta bertujuan dalam meningkatkan penjualan produk saja. Sedangkan, marketing merupakan keseluruhan dari sistem pada suatu kegiatan perusahaan yang bertujuan untuk merencanakan suatu produk, penetapan harga, menentukan cara promosi, dan pendistribusian barang yang bertujuan dalam memuaskan pelanggan.

Dari pengertian tersebut dapat diketahui bahwa proses marketing memang lebih panjang dan kompleks daripada proses sales. Dalam menerapkan strateginya, marketing menerapkan konsep 7P yaitu product, price, place, promotion, process, people, dan physical evidence. 

Dari istilah 7P tersebut, sales hanya menjadi bagian dari salah satu istilah yang ada pada marketing yaitu promotion. Dengan demikian, kegiatan sales tidak memperhatikan faktor lain selain promotion yang bisa menjadi menunjang pemasaran brand atau produk bisnis.

Perbedaan Sales dan Marketing

Perbedaan sales dan marketing secara garis besar dapat diketahui dari definisi kedua profesi tersebut. Sales merupakan bagian dari marketing khusus untuk bidang promosi. 

Namun, dari segi yang lain, perbedaan sales dan marketing dapat dibedakan dari beberapa aspek seperti strategi, hubungan pelanggan, proses kerja, ruang lingkup, prioritas dan fungsi, tujuan, serta aktivitas kerja dan target. 

1. Strategi
source : unsplash.com

Pada aspek strategi, sales tidak terlalu mementingkan cara menjaga citra atau image produk, namun lebih pada cara menginformasikan kelebihan produk agar konsumen tertarik untuk membelinya. 

Sedangkan, Marketing akan selalu berusaha menjaga citra produk agar pelanggan bisa dengan cepat memutuskan untuk membeli produk ditawarkan karena telah mengetahui kualitas dari produk tersebut.

2. Hubungan Pelanggan
Jenis retail berbasis layanan
source : pexels.com

Hubungan antara sales dengan pelanggan hanya sebatas dalam proses transaksi jual beli dan sales tidak bertanggung jawab untuk menjaga hubungan yang lebih baik untuk jangka panjang. 

Akan tetapi, marketing harus tetap menjaga hubungan dengan pelanggan dari awal transaksi sampai dengan setelah melakukan transaksi agar konsumen tetap loyal dengan brand perusahaan.

3. Proses Kerja
source : unsplash.com

Dari segi proses kerja, sales akan melakukan pendekatan dengan menghadapi konsumen secara langsung dengan berbagai cara. Sedangkan marketing hanya menyiapkan tools dan konsep yang akan membuat customer mencari barang dan produk yang sudah disiapkan oleh perusahaan.

Sebagaimana pengertian dari sales itu sendiri, maka proses kerja sales yaitu langsung menghadapi konsumen. Namun, selain secara langsung, sales juga bisa dilakukan dengan melalui media, seperti telepon, media sosial, email, dan lain sebagainya. Pada dasarnya, kegiatan dari tim sales adalah melakukan aktivitas langsung atau interaksi langsung dengan pelanggan. Asal kedua belah pihak sudah saling menyetujui, maka tidak perlu lagi ada masalah.

Agar tim sales dapat melakukan tugasnya dengan baik, maka dibutuhkan tim marketing untuk melakukan analisis pasar atau mengidentifikasi kebutuhan dan keinginan konsumen. Sehingga, marketing dalam proses kerja melakukan kegiatan di belakang sales.

Marketing akan memikirkan cara promosi, pangsa pasar, identifikasi kelebihan dan kekurangan produk, dan sebagainya. Jadi, dari segi proses kerja, seorang marketing bertugas menyiapkan konsep, alat, strategi untuk membuat konsumen tertarik sehingga sangat berbeda dengan sales yang hanya bertugas melayani para konsumen agar produk laku terjual.

Baca juga : Keuntungan Sales Force Automation Bagi Sebuah Bisnis

4. Ruang Lingkup
source : unsplash.com

Dalam aspek ruang lingkup kerja, sales cenderung bersifat short term sementara tim marketing bersifat lebih long term karena harus menjaga hubungan dan membina relasi yang harmonis dengan para partner dan vendor yang terkait pemasaran produk.

Setelah proses transaksi selesai, tim sales sudah tidak bertanggung jawab lagi dengan konsumen, sementara marketing harus terus menjaga hubungan yang baik dengan para konsumen ataupun vendor. 

Artinya, setelah kegiatan marketing dilakukan, maka tim marketing masih bertanggung jawab menjaga hubungan agar loyalitas pelanggan tidak hilang. Bahkan sebenarnya, tim marketing harus telah mengikat hubungannya dengan konsumen sejak sebelum transaksi terjadi. Adapun lingkup pekerjaan tim marketing meliputi customer satisfaction, market research, dan public relations.

5. Prioritas dan Fungsi
source : unsplash.com

Dalam aspek prioritas kerja dan fungsi, sales harus melayani dan membantu konsumen untuk mendapatkan produk yang dicari. Sedangkan marketing harus mendapatkan konsumen, menjangkau konsumen, dan membangun hubungan yang baik.

Fungsi utama tim sales adalah untuk menjual produk perusahaan kepada pelanggan. Maka itu, sales harus memahami betul product knowledge dari produk yang ditawarkan. Banyak hal yang termasuk ke dalam product knowledge seperti bahan baku, mutu, keuntungan, kerugian, harga, daya tahan produk, hingga produk kompetitor lain yang serupa.

Sedangkan fungsi dari divisi marketing adalah memenuhi lebih dari sekadar kebutuhan pelanggan agar kebutuhan pelanggan tersebut dapat terpenuhi dan memberikan kepuasan kepada konsumen.

Sebagai contoh, seseorang memerlukan sepatu untuk dipakai, divisi marketing harus dapat memenuhi kebutuhan pelanggan tersebut. Tetapi lebih jauh lagi, marketing harus bisa membuat pelanggan juga merasa membutuhkan sepatu dengan brand perusahaan untuk keperluan lari pagi. Untuk membuat pelanggan menyadari keinginannya, marketing harus merumuskan brand image dengan lebih baik dan menarik.

6. Tujuan
source : unsplash.com

Dalam aspek tujuan, sales hanya bertugas agar produk dapat laku terjual sesuai target. Sementara marketing, wajib menjaga brand image perusahaan agar konsumen dapat mengambil keputusan setelah mengetahui kualitas produk. Selanjutnya marketing harus terus berupaya agar konsumen tertarik untuk membeli produk tersebut.

Sedangkan bagi sales, menjaga image brand bukanlah hal yang penting. Tujuan sales adalah produk perusahaan laku terjual dan target penjualan yang telah ditetapkan dapat segera terpenuhi.

7. Aktivitas Kerja dan Target
source : unsplash.com

Sales akan langsung berurusan dengan konsumen dalam aktivitas dan target, sedangkan marketing melakukan segala aktivitas pemasaran dari belakang untuk menganalisis keberhasilan target kerja.

Nah, kini Anda sudah memahami perbedaan antara sales dan marketing, bukan? Sudahkah Anda memaksimalkan peran dan fungsi kedua divisi ini dalam perusahaan? 

Baca juga : SFA / Sales Force Automation Solusi Bisnis Distribusi

Agar lebih meningkatkan kinerja sales, saatnya perusahaan Anda beralih menggunakan aplikasi SimpliDOTS

SimpliDOTS merupakan aplikasi berbasis cloud yang dikembangkan bagi perusahaan dengan aktivitas utama distribusi barang. Fitur dan layanan SimpliDOTS terintegrasi untuk memudahkan dan menyederhanakan tugas divisi sales dan marketing Anda agar lebih efektif serta efisien. 

Hubungi kami sekarang juga di www.simplidots.com sekarang juga dan tingkatkan pencapaian target tim sales force Anda ke level berikutnya!

WhatsApp chat