bisnis distibusi

Bisnis Distribusi Asal Kota Medan Ini, Miliki Layanan Saas Yang Canggih

Founder: Jowan Kosasih, Hendy Sumanto, Ginanjar Nugroho
Industri: Layanan SaaS untuk distribusi


Status Pendanaan: Bootstrapping

  • Dengan SimpliDots, kamu bisa memantau jumlah stok barang, status keuangan perusahaan, dan membuat laporan secara berkala lewat satu dashboard khusus.
  • Agar bisnis tetap langgeng di masa depan, SimpliDots ogah menambah karyawan, kecuali sangat dibutuhkan.

Berkat bisnis distribusi barang yang dimiliki oleh keluarganya, seorang peraih gelar Master Teknologi Informasi Terapan dari Monash University bernama Jowan Kosasih pun melihat beberapa masalah efisiensi yang dialami oleh berbagai perusahaan. Menurutnya, masih banyak proses kerja di bisnis distribusi yang dilakukan secara manual dan berulang. Informasi tentang jumlah produk yang tersedia dan promo yang sedang berlangsung pun sering tidak diperbarui.

Hal ini mendorong Jowan untuk membuat sebuah solusi teknologi yang bisa membantu para perusahaan tersebut. Ia pun mengajak sahabatnya ketika kuliah di Australia, Hendy Sumanto, dan seorang developer di Medan yang bernama Ginanjar Nugroho, untuk bergabung. Solusi tersebut mereka beri nama SimpliDots.

Berkat bisnis distribusi barang yang dimiliki oleh keluarganya, seorang peraih gelar Master Teknologi Informasi Terapan dari Monash University bernama Jowan Kosasih pun melihat beberapa masalah efisiensi yang dialami oleh berbagai perusahaan. Menurutnya, masih banyak proses kerja di bisnis distribusi yang dilakukan secara manual dan berulang. Informasi tentang jumlah produk yang tersedia dan promo yang sedang berlangsung pun sering tidak diperbarui.

Hal ini mendorong Jowan untuk membuat sebuah solusi teknologi yang bisa membantu para perusahaan tersebut. Ia pun mengajak sahabatnya ketika kuliah di Australia, Hendy Sumanto, dan seorang developer di Medan yang bernama Ginanjar Nugroho, untuk bergabung. Solusi tersebut mereka beri nama SimpliDots.

Berhasil gandeng tujuh perusahaan

SimpliDots sendiri merupakan layanan Software as a Service (SaaS) yang memungkinkan kamu untuk memantau jumlah stok barang, status keuangan perusahaan, hingga membuat laporan secara berkala lewat satu dashboardkhusus. Mereka pun mempunyai aplikasi mobile yang bisa memudahkan karyawan penjualan (sales), kurir pengantar barang, hingga staf penagih utang untuk menjalankan tugas mereka.

“Dengan aplikasi mobile tersebut, karyawan sales bisa menunjukkan promo yang sedang berlangsung, serta melakukan pesanan pengiriman barang secara online. Di sisi lain, aplikasi mobile tersebut pun memungkinkan kami untuk memantau lokasi kurir yang sedang mengantar barang, dan memastikan kalau mereka benar-benar mengirim barang ke lokasi yang diminta,” jelas Jowan kepada Tech in Asia Indonesia.

Diluncurkan pada awal tahun 2017, saat ini telah ada tujuh perusahaan yang menggunakan layanan SimpliDots. Mayoritas perusahaan tersebut bergerak di bisnis Fast Moving Consumer Goods (FMCG), dan berlokasi di Sumatera Utara.

Saat ini, mereka telah mempunyai tujuh orang karyawan selain para founder. Enam orang bekerja di bidang teknis, dan hanya satu orang yang berperan sebagai marketing. Dana operasional mereka pun masih berasal dari dana pribadi para founder.

Fokus incar bisnis distribusi

Founder dari SimpliDots (kiri ke kanan): Hendy Sumanto, Ginanjar Nugroho, dan Jowan Kosasih

Terkait persaingan, SimpliDots mengaku telah ada beberapa softwareakuntansi dan Enterprise Resource Planning (ERP) yang berusaha mengatasi masalah yang sama dengan mereka. Namun kebanyakan dari softwaretersebut butuh waktu pengembangan dan implementasi yang lama, tidak bisa menangani masalah distribusi, serta kurang scalable.

“Itulah mengapa kami berusaha untuk bergerak di pasar yang khusus, yaitu bisnis distribusi, dan membuat layanan kami dalam bentuk SaaS,” jelas Jowan.

Tantangan terbesar yang dihadapi SimpliDots saat ini menurut Jowan adalah bagaimana mereka bisa bertahan dalam jangka waktu yang panjang. Itulah mengapa sejak awal ia sudah berusaha melakukan monetisasi, dan tidak menambah karyawan kecuali sangat dibutuhkan.

Sumber : https://id.techinasia.com/simplidots-layanan-saas-distribusi

Berbagi dengan rekan anda
WhatsApp chat