mengenal istrilah ritel

Mengenal Istilah Ritel, Distributor & Prinsipal Dalam Dunia Distribusi

Mengenal istilah ritel – Ketika bergelut di dunia distribusi tentu tidak asing lagi dengan kata Ritel, Distributor dan Prinsipal tetapi masih saja banyak yang salah mengartikan ketiga istilah tersebut, berikut SimpliDOTS coba mengulas kembali pengertian dari ketiga istilah tersebut :

  1. Perusahaan Ritel atau Pengecer

    Mengenal istilah Ritel atau Pengecer merupakan cara pemasaran produk dimana penjualan produknya ditujukan langsung kepada konsumen akhir. Istilah lain yang biasa disebut sebagai B2C (Business to Consument). Dalam menjalankan bisnisnya biasa ritel atau pengecer mendapatkan barang yang dijual dari Produsen atau Distributor baru kemudian menjual lagi kepada konsumen akhir tadi. Contoh transaksi ritel ke konsumen akhir adalah seorang siswa yang membeli alat tulis di toko ATK untuk keperluan sekolah. Berarti jelas disini siswa tersebut membeli keperluan sekolah bukan mendapat keuntungan lagi.
  2. Distributor

    Distributor adalah orang atau perusahaan yang melakukan kegiatan bisnis dengan membeli produk langsung dari produsen atau pemilik brand untuk dijual lagi ke retail/toko dan bisa juga langsung ke konsumen akhir. Jadi distributor hanya membeli produk yang diproduksi oleh produsen langsung kepada retail tanpa melakukan modifikasi atau perubahan lain. Untuk mencari keuntungan biasanya distributor mendapatkan keuntungan karena membeli dalam jumlah besar sehingga mendapatkan potongan harga dari produsen. Distributor biasanya menerapkan promo tertentu dalam pengambilan kuantiti sehingga menjadi daya tarik bagi ritel untuk membeli produk yang ditawarkan. Contohnya beli 5 lusin mendapatkan potongan harga 5%. Distributor di Indonesia seperti TAM (Distributor Smartphone) dan Distributor FMCG untuk produk produk Unilever atau Mayora.

    Baca juga : Menentukan Target Penjualan Secara Efektif? Ini Tipsnya

  3. Prinsipal

    Principal adalah pemilik dari dari product yang didistribusikan  pada distributor. Distributor mendistribusikan / menjual barang/product prinsipal, dengan mendapat keuntungan distributor bertanggung jawab atas ketersediaan barang prinsipal sesuai perjanjian yang telah disepakati dan biasanya prinsipal yang sudah bekerjasama dengan distributor menjalankan program untuk menunjang pendistribusian di masing Рmasing area. Pada wilayah tertentu biasanya prinsipal menunjuk hanya 1 distributor untuk menjangkau wilayah tersebut agar lebih fokus dan meningkatkan profit distributor. Contoh prinsipal besar di Indonesia seperti Unilever, Mayora, Nestle dll.
    Berikut kami sampaikan artikel ini semoga bermanfaat bagi pembaca. 
Berbagi dengan rekan anda
WhatsApp chat