tantangan

Tantangan Terbesar Industri Retail Di Era Digital Beserta Solusinya

Tantangan Terbesar Industri Retail Di Era Digital Beserta Solusinya – Saat Ini di Indonesia sendiri, industri retail terus mengalami perubahan di setiap tahunnya dan secara berdampingan pula dengan sebuah tantangan baru yang harus siap di hadapi oleh para pelaku bisnis terutama dibidang industri.

Sejak tahun 2017, banyak bermunculan perusaahaan retail besar yang satu persatu mulai gulung tikar dan akan terus berlanjut hingga tahun ini.

Di Indonesia sendiri, pada tahun lalu sudah ada beberapa perusahaan retail terkenal yang memutuskan untuk menutup toko-toko mereka, di antaranya yakni Debenhams, Lotus, dan 7-Eleven. Fenomena ini memang terkesan menakutkan, akan tetapi ini bukanlah akhir dari bisnis retail.

Ya walaupun beberapa perusahaan retail besar telah tutup, namun bukan berarti kita langsung ciut melihat mereka, karena masih ada banyak juga kok perusahaan retail lainnya yang sukses dan mampu bertahan hidup di tengah tantangan bisnis tersebut.

Nah, lalu apa saja tantangan yang biasa dihadapi oleh para pelaku bisnis retail? Berikut penjelasannya :

1. Ikuti Dan Sesuaikan Permintaan Pasar

Namanya juga konsumen, tentunya mereka memiliki kebutuhan serta selera yang berubah-ubah. Bahkan terkadang lebih cepat dari yang dibayangkan. Jadi buat sahabat SimpliDOTS yang saat ini memiliki bisnis retail, sebaiknya ikutilah setiap trend yang ada dan apa-apa saja yang menjadi kebiasaan konsumen.

Dengan begitu sahabat SimpliDOTS tidak perlu mengubah produk yang sudah ada secara total, sahabat SimpliDOTS hanya perlu menambahkan sedikit sentuhan unik dan berbeda dari produk diluar sana. Oh iya jangan lupa untuk terus berinovasi ya.

Baca juga : Sistem Digitalisasi Alur Distribusi Oleh SimpliDOTS

Tiga Sekawan Orbitkan Distribusi Digital

2. Pertahankan Pelanggan Yang Loyalitas

Pelanggan merupakan salah satu kunci pendorong suksesnya sebuah bisnis, apalagi pelanggan tersebut loyal. Tapi terkadang nih tanpa disadari perusahaan retailer melakukan kesalahan kepada pelanggann yaitu dengan tidak memberikan pelayanan yang terbaik dan membiarkanya pergi dengan waktu yang cukup lama dan berpikir bahwa sangat mudah mendapatkan pelanggan-pelanggan baru untuk menggantikan mereka. Duh,, pola pikir seperti ini sebaiknya dibuang jauh-jauh ya sahabat SimpliDOTS, karena secara perlahan perusahaan akan cepat bangkrut karena tidak mampu bertahan dalam waktu yang cukup lama.

3. Menjalin Komunikasi Yang Baik Dengan Pihak Internal

Bisnis retail merupakan bisnis yang cukup lengkap, karena memiliki banyak divisi dalam satu perusahaan. Nah inilah yang menyebabkan komunikasi menjadi tidak efisien antar divisi dan dampaknya akan menghambat kelancaran bisnis.

4. Tingkatkan Kinerja Para Staf

Mengapa dalam meningkatkat kinerja staf adalah tantangan terbesar dalam industri retail? Karena retail merupakan salah satu industri dengan tingkat pergantian karyawannya cukup tinggi. Nah sementara itu untuk mengganti staf lama dengan yang baru membutuhkan tenaga dan biaya yang tidak sedikit.

Solusinya adalah cobalah melibatkan karyawan dalam mengambil sebuah keputusan atau kegiatan lainnya yang ada diperusahaan. Serta seorang pemimpin harus bisa menjadi contoh yang baik bagi stafnya.

5. Ikuti Perkembangan Zaman Dan Teknologi

Pertumbuhan e-commerce saat meningkat lebih tajam, tentunya konsumen memiliki banyak pilihan sebelum membeli. Ya walapun kehadiran e-commerce dapat mempengaruhi perubahan perilaku konsumen. Tapi tetap saja konsumen lebih suka membeli langsung di toko fisik. Dan biasanya mereka menggunakan internet hanya untuk mencari informasi seputar produk, yang pada akhirnya tetap membeli Via Offline. Benar tidak?

Sumber : https://www.hashmicro.com/id/blog/6-tantangan-besar-dalam-industri-retail/

WhatsApp chat