Strategi Mendistribusikan Produk

Strategi Mendistribusikan Produk Baru & Menentukan Sistem Penjualannya

Strategi Mendistribusikan Produk Baru & Menentukan Sistem Penjualannya – Setiap perusahaan yang bergerak dibidang distribusi baik skala kecil maupun besar selalu berusaha agar produk yang dijualnya dapat dibeli oleh konsumen. Melalui produk yang dijualnya, perusahaan dapat berkembang dan menjaga kestabilan usaha.

Namun tahukah sahabat satuters, untuk mencapai hal itu semua tidaklah segampang yang kita pikirkan karena perusahaan harus berpikir lebih kreatif untuk dapat memasarkan produk tesebut. Apalagi produk tersebut adalah produk baru, yang tentunya akan mengalami kesulitan untuk membangun jaringan distribusi daripada produk yang sudah lama dikenal oleh masyarakat.

Salah satu poin terpenting dalam menjalankan usaha adalah dengan menentukan strategi pemasaran yang efektif. Memasarkan atau mendistribusikan produk baru agar dapat dikenali atau diketahui oleh masyarakat memang membutuhkan strategi yang efektif.

Maka dari itu dalam menyusun strategi untuk mendistrbusikan produk baru serta menentukan sistem penjualannya, sahabat simpliDOTS perlu memperhatikan beberapa hal berikut ini, antara lain :

1. Melakukan Riset Seberapa Luas Wilayah Distribusi

Tahap pertama dengan melakukan riset kecil-kecilan ke target pasar, sehingga sahabat SimpliDOTS dapat mengetahui wilayah cakupan atau luas area yang akan di cover. Serta perusahaan dapat melakukan pemerataan produk dengan program kerja yang telah ditentukan.

Dengan kata lain riset ini akan membantu kita dalam mengevaluasi atau meningkatkan mutu produk yang dimiliki, memahami keinginan konsumen seta memberikan gambaran prospek produk yang akan datang.

2. Sistem Distribusi Secara Langsung

Strategi pemasaran selanjutnya adalah menentukan sistem distribusi secara langsung.  Nah, ketika principal menentukan sistem distribusi secara langsung yaitu penjualan yang dilakukan oleh principal sendiri. Maka principal harus mempersiapkan operasional distribusi dan pemasaran produk baru tersebut.

Apa saja yang harus dipersiapkan?

  1. Membentuk sebuah tim distribusi
  2. Membangun jaringan distrubusi dan menambah cabang diberbagai daerah
  3. Mempersiapkan stok untuk ditempatkan setiap depo (stock point)
  4. Mempersiapkan armada pengiriman

3. Sistem Distribusi Tidak Langsung

Proses penjualan dan distribusi dilakukan oleh pihak luar (external) yaitu perusahaan yang bergerak dibidang distribusi. Maka principal akan bisa fokus dalam mengembangkan produknya dan berbagai aktivitas pemasaran.

4. Sistem Distribusi Hibrida

Proses penjualan yang dilakukan oleh kedua belah pihak, yang bertujuan untuk mendapatkan proses distribusi yang efektif dan efisien. kemudian distributor akan melakukan proses distribusi yang fokus pada selling to trade atau fokus pada ketersediaan produk di tiap toko.

5. Tentukan Jenis Distributor

Ketika principal menetapkan pilihannya untuk bermitra dengan pihak ke tiga, yaitu eksternal distributor, maka principal bisa menentukan apakah akan bermitra dengan national distributor, regional distributor atau dengan local distributor.

Baca juga : https://distribusipemasaran.com/sistem-penjualan-distribusi-produk-baru/

WhatsApp chat