shutterstock 289893671

Strategi Pemasaran: Pengertian, Tujuan, dan Contoh Penerapannya

Strategi pemasaran merupakan salah satu kunci kesuksesan dalam menjalankan sebuah bisnis. Bisnis tidak akan bisa fokus jika tidak dibarengi dengan strategi pemasaran yang tepat. Pemilihan strategi yang tepat sangat mempengaruhi sebuah perusahaan dalam mencapai kesuksesan. 

Setiap perusahaan tentunya memiliki strategi sendiri dalam menjalankan pemasaranya, dimana strategi pemasaran tersebut disesuaikan dengan produk yang dijual.

Pengertian Strategi Pemasaran

Strategi pemasaran adalah perencanaan yang dibuat oleh sebuah perusahaan dalam memperkenalkan brand atau produk kepada masyarakat luas, sehingga produk dapat dikenal dan target penjualan dapat tercapai. Ada beberapa hal yang harus dipertimbangkan dalam menyusun sebuah strategi. Seperti halnya target pasar, nilai-nilai perusahaan, cara yang dipilih dan lain sebagainya.

Strategi biasanya berisi mengenai target dan sasaran pasar, marketing mix, penetapan posisi, dan anggaran yang digunakan dalam pemasaran. Dan berikut adalah pengertian strategi pemasaran dari berbagai ahli.

  • Kurtz, strategi pemasaran adalah seluruh program yang diterapkan oleh perusahaan dalam menentukan target pasar. Tujuan dari Strategi pemasaran ini adalah untuk memuaskan konsumen dengan membuat kombinasi dari berbagai komponen pemasaran seperti produk, promosi, distribusi, dan harga.
  • Philip Kotler, strategi pemasaran adalah pola pikir pemasaran yang dibuat secara detail mengenai penetapan posisi, marketing mix (bauran pasar), sasaran pasar dan anggaran untuk pemasaran yang dipakai untuk memenuhi target pemasaran. 
  • Stanton, strategi pemasaran adalah sistem yang berkaitan dengan tujuan pemasaran yang meliputi perencanaan, penentuan harga, promosi serta distribusi yang bertujuan untuk memuaskan konsumen.  
  • Tjiptono, strategi pemasaran adalah alat dasar yang dibuat untuk memenuhi tujuan perusahaan dengan mengembangkan keunggulan daya saing  pasar yang berkaitan serta program pemasaran yang bertujuan untuk memenuhi kebutuhan pasar target.
  • Kotler dan Amstrong, strategi pemasaran adalah logika pemasaran yang digunakan oleh perusahaan untuk menciptakan nilai dan mendapatkan keuntungan. 

strategi pemasaran

Tujuan Strategi Pemasaran

Strategi pemasaran begitu penting dalam menentukan fokus dan kemampuan perusahaan dalam mencapai target penjualan. Berikut adalah beberapa tujuan dari strategi pemasaran:

  • Untuk meningkatkan solidaritas dan koordinasi antar tim pemasaran, sehingga anggota tim dapat bekerja dengan lebih efektif dan efisien berdasarkan Strategi pemasaran yang telah dibuat. Setiap tim pemasaran mengetahui tujuan pemasaran dan lebih fokus pada apa yang ingin dicapai oleh perusahaan. 
  • Menambah motivasi dalam pengembangan bisnis, dimana strategi pemasaran dapat memberikan gambaran terkait produk yang akan dipasarkan dan dari gambaran tersebut bisa memunculkan analisa dan langkah ke depan dalam pengembangan bisnis.
  • Lebih memfokuskan pada tujuan perusahaan, Strategi pemasaran berperan dalam merencanakan cara untuk mencapai tujuan jangka pendek hingga jangka panjang perusahaan.
  • Untuk Mengontrol aktivitas pemasaran, dimana pembuatan Strategi pemasaran  digunakan untuk memastikan segala jenis kegiatan pemasaran sesuai dengan tujuan perusahaan.
  • Sebagai alat ukur berdasarkan pencapaian sesuai dengan standar yang telah ditentukan, Jika tidak dibukukan dengan baik, perusahaan akan kesulitan dalam mengukur nilai penjualan.

Konsep Strategi Pemasaran

Dalam merencanakan sebuah strategi, terdapat beberapa konsep yang harus diperhatikan agar pemasaran dapat berjalan dengan baik dan target penjualan bisa tercapai. Berikut adalah  beberapa konsep dalam strategi pemasaran.

  • Segmentasi pasar; dalam menentukan strategi marketing pemilihan konsumen sangatlah berpengaruh karena setiap orang memiliki kebutuhan dan gaya hidup yang berbeda. Anda bisa mengklasifikasikan pasar dari yang heterogen menjadi pasar yang homogen.
  • Market positioning; Menentukan pola secara spesifik sesuai dengan segmentasi pasar yang telah ditentukan, sehingga produk akan mendapatkan posisi yang kuat di pasaran.
  • Market entry strategy; konsep strategi marketing ini digunakan untuk memperkuat posisi produk pada satu segmen tertentu. Internal development, kerja sama dengan perusahaan lain atau bahkan membeli perusahaan lain adalah salah satu hal yang bisa dilakukan. 
  • Marketing mix strategy; merupakan kumpulan dari berbagai variabel yang digunakan untuk mempengaruhi konsumen. Contoh variabel yang bisa diterapkan pada marketing mix strategy adalah product, place, promotion, people physical evidence, process, participant, price.
  • Timing strategy; merupakan konsep dimana perusahaan menentukan waktu yang tepat dalam mempersiapkan produk, dan mendistribusikan. 

Langkah Menjalankan Strategi Pemasaran

Untuk menyusun sebuah strategi marketing yang tepat, terdapat beberapa langkah analisa yang bisa anda lakukan. Dan berikut adalah langkah menyusun dan menjalankan strategi pemasaran.

Menganalisa situasi

Analisa situasi ini berfungsi untuk mengetahui posisi perusahaan/produk saat ini, sehingga dapat ditentukan strategi marketing apa yang pas untuk perusahaan / produk anda. Untuk memudahkan pemetaan kondisi perusahaan/produk, anda bisa melakukan survei dengan menjawab pertanyaan; seperti apakah pendapatan perusahaan /produk sudah mencapai target, seberapa besar tingkat kepuasan konsumen terhadap produk, atau apakah perusahaan berencana untuk membuka cabang? Anda juga bisa melakukan analisa dengan menggunakan metode analisis SWOT (strengths, weaknesses, opportunities, dan threats).

Mendefinisikan tipe pelanggan

Penentuan segmentasi pasar sangatlah penting dalam membuat pola strategi marketing yang baik. Selain anda mengenal produk dan perusahaan anda, anda juga harus mengenal target konsumen yang sesuai dengan produk anda. Anda bisa mengidentifikasi dari jenis kelamin, rentang usia, pendapatan, pekerjaan, dan lain sebagainya. Identifikasi tipe pelanggan ini sangat berguna dalam menentukan kesuksesan strategi pemasaran anda.

Selain bisa menghemat waktu , tenaga dan pikiran dalam menentukan strategi yang tepat, anda juga memiliki peluang untuk menggaet customer menjadi semakin mudah. Karena cara berkomunikasi dengan calon pelanggan menjadi lebih mengena. Calon pelanggan akan berpikiran “wah produk ini gua banget nih”. Selain itu, anda juga bisa memiliki pelanggan yang setia terhadap produk itu karena sesuai dengan apa yang mereka butuhkan serta cara komunikasi yang mengena membuat pelanggan tidak ingin pindah ke lain produk.

Membuat target pemasaran

Strategi marketing sendiri bertujuan untuk meningkatkan pendapatan, yang secara otomatis keberhasilan dari sebuah strategi pemasaran diukur dengan angka konversi atau penjualan. 

Anda perlu membuat target yang spesifik agar strategi pemasaran dapat terukur dengan presisi. Selain angka penjualan, target dari strategi marketing juga meliputi rentang waktu. Hal ini dapat mempermudah dalam melacak serta mengevaluasi progress strategi marketing anda.

Menentukan marketing tools

Setelah anda mengetahui kondisi perusahaan, mengidentifikasi  tipe pelanggan dan menyusun timeline dengan rapi, langkah selanjutnya adalah menentukan pola pemasaran yang disertai dengan alat-alat penunjangnya. Anda bisa mengombinasikan berbagai pola pemasaran tradisional dan modern sesuai dengan kondisi perusahaan, dan target market anda. 

Menyusun anggaran

Setelah semua sudah siap hal yang tak kalah penting adalah menyusun anggaran dalam menerapkan strategi marketing yang sudah dibuat. Karena tanpa anggaran, sebuah strategi pemasaran tidak akan bisa berjalan. Anggaran dalam pemasaran sebaiknya mengutamakan hal-hal yang terpenting terlebih dahulu dan bersifat berkelanjutan sesuai dengan timeline yang telah disusun. 

Mengantisipasi gangguan

Selain menentukan perencanaan, anda juga harus memikirkan juga resiko yang akan terjadi ketika strategi marketing yang anda susun berjalan. Langkah ini sangat berguna untuk mempersiapkan antisipasi hal-hal yang berpeluang menghambat jalanya strategi pemasaran yang telah anda susun sehingga strategi marketing dapat berjalan sebagaimana mestinya dan mampu mencapai target yang diinginkan.

 

businessman with online marketing
 Online marketing

Contoh Strategi Pemasaran 

Terdapat banyak sekali contoh strategi yang bisa anda terapkan dalam memasarkan produk anda. Dan berikut adalah beberapa contoh strategi marketing yang biasa digunakan. 

  • Menjalin kerja sama dengan influencer, Salah satu strategi pemasaran yang sangat populer saat ini. Dimana sebuah perusahaan bekerja sama dengan pihak yang dianggap memiliki pengaruh besar atau pengikut di masyarakat seperti halnya artis televisi, penyanyi, artis sosial media dan lain sebagainya. Dalam istilah ini biasanya disebut dengan endorse. Dalam hal ini, pihak yang diendorse akan memperkenalkan produk anda agar orang yang melihat merasa yakin dan tertarik dengan produk anda.
  • Memberikan diskon pada momen tertentu, merupakan salah satu contoh strategi  pemasaran yang paling umum digunakan sejak dulu. Ya, anda bisa memberikan diskon khusus ketika ada event launching, ulang tahun atau hari-hari penting nasional. Selain memberikan potongan harga, anda bisa mengembangkan diskon dengan “Beli 2 gratis 1”, beli produk A dapat free produk B, dan lain sebagainya. Namun, untuk pemberian diskon sebaiknya juga memperhitungkan biaya secara rinci untuk menghindari kerugian.
  • Mengadakan flash sale, strategi pemasaran dengan flash sale sebenarnya sudah ada sejak dulu. Namun istilah flash sale baru populer setelah munculnya berbagai platform penjualan online. Ya, dulu flash sale biasa ditayangkan di televisi dengan produk yang dijual adalah panci, alat-alat kesehatan dan lain sebagainya. Pelanggan yang berminat bisa langsung menghubungi pembuat acara untuk membeli produk tersebut. Saat ini penerapan flash sale sudah sangat luas dan lebih banyak media yang bisa dipilih yang bisa disesuaikan dengan kebutuhan perusahaan.
  • Memberikan penghargaan untuk testimoni pelanggan, untuk lebih meyakinkan pelanggan yang baru ingin mencoba, salah satunya adalah dengan menggunakan testimoni positif yang dibuat oleh pelanggan lama. Dalam hal ini, untuk mendorong konsumen memberikan testimoni positif, anda bisa memberikan penghargaan atau hadiah untuk konsumen tersebut sehingga lebih meyakinkan orang yang akan membeli produk anda. 
  • Menggunakan Internet Marketing, Selain menggunakan strategi pemasaran secara offline, penggunaan media online di masa sekarang ini merupakan strategi yang cukup menjanjikan. Terdapat banyak hal yang bisa dilakukan dengan menggunakan internet marketing dengan berbagai tools yang memudahkan dalam pemasaran.  
  • Menjalin hubungan yang baik dengan konsumen, pelayanan yang baik juga merupakan salah satu bagian dalam penyusunan strategi marketing. Di era sekarang ini, orang dapat dengan mudah memposting apa yang mereka rasa dan pikirkan. Jika pelayanan atau kualitas produk bagus ataupun buruk, konsumen bisa mengungkapkanya di media sosial, komunitas maupun blog yang terkadang membuat orang lain terpengaruh terhadap produk / perusahaan anda. Oleh sebab itu, penting adanya untuk menjalin hubungan yang baik dengan konsumen sehingga citra perusahaan atau produk dapat terjaga dengan baik. 
  • Memilih lokasi strategis untuk melakukan pemasaran, Pemilihan lokasi yang strategis juga merupakan salah satu contoh strategi pemasaran yang juga perlu diperhatikan terutama bagi perusahaan offline. Lokasi yang baik adalah lokasi yang mudah dijangkau dan dekat dengan target market dari produk yang dijual.
  • Partnership, yaitu menjalin kerja sama dengan perusahaan yang saling membutuhkan. Atau dalam istilahnya adalah saling menjual barang yang dibutuhkan. Misal perusahaan A menjual air minum, dan perusahaan B menjual sabun maka untuk kebutuhan air minum perusahaan B bisa membeli dari perusahaan A, sedangkan perusahaan A jika membutuhkan sabun bisa membeli di pihak B.
  • Melibatkan karyawan, keterlibatan karyawan dalam setiap event yang dilakukan ketika promosi memiliki keuntungan ganda. Misal perusahaan membuat promosi produk dengan pemeran video iklan melibatkan karyawan, maka dengan senang hati, mereka akan membagikan video iklan tersebut sehingga menghemat biaya pemasaran.
  • Giveaway, giveaway merupakan pemberian hadiah secara gratis yang dilakukan sebuah perusahaan atau produk dengan menerapkan syarat-syarat tertentu. Biasanya giveaway mensyaratkan untuk membagikan postingan produk dan mengikuti sosial media produk dan akan dipilih secara acak melalui event yang diselenggarakan oleh perusahaan. 
  • Reseller, kehadiran reseller dirasa cukup membantu dalam mencapai target pemasaran, dimana seorang reseller juga merupakan salah satu tim penjualan/sales yang tidak terikat dengan perusahaan. Produk akan mudah terdistribusi semakin luas meskipun perusahaan harus membagi keuntungan dengan reseller, namun metode reseller merupakan salah satu contoh strategi pemasaran yang cukup efisien.
  • Dropshipper, memiliki konsep yang hampir sama dengan reseller, dropshipper lebih cenderung seperti makelar, dimana mereka hanya sebagai perantara dengan menggunakan margin harga mereka. Intinya, dropship hanya memesan produk anda ketika ada pesanan dari orang lain dan perusahaan langsung meneruskan pesanan langsung ke pemesan dengan mengatasnamakan pihak dropshiper. 
  • Kompetisi online, pengadaan kompetisi merupakan salah satu promosi yang cukup efektif. Salah satunya adalah melalui media online dimana perusahaan dapat melakukanya secara berkala. Mengadakan kompetisi online secara tidak langsung ikut mempromosikan produk atau brand anda, sehingga target perusahaan bisa tercapai.
  • Evaluasi produk, dapat diterapkan dengan mengadakan kuisioner atau dengan melihat testimoni penjualan. Evaluasi ini berfungsi untuk memperbaiki kekurangan yang ada dalam strategi pemasaran yang sedang berjalan, sehingga dapat segera diperbaiki.

Perbedaan Strategi Pemasaran dengan Marketing Plan

Meskipun keduanya adalah istilah yang sering digunakan dalam dunia pemasaran dan keduanya memiliki arti yang hampir sama, strategi marketing dan marketing plan memiliki beberapa perbedaan dan berikut adalah beberapa perbedaan antara Strategi pemasaran (marketing strategy) dan marketing plan. 

Strategi pemasaran merupakan penjelasan mengenai tujuan bisnis yang dicapai melalui usaha yang dijalankan. Jadi Strategi marketing lebih fokus pada rancangan tujuan bisnis. Pada dasarnya urutan dari pemasaran adalah marketing strategy, marketing plan, implementasi, dan goal. Jadi dalam membuat sebuah marketing plan, harus mengetahui dulu strategi marketingnya. Komponen penting dalam strategi marketing adalah sebagai berikut:

  • External marketing message
  • Menentukan tujuan
  • Sasaran jangka pendek dan tujuannya
  • Sasaran jangka panjang dan tujuannya

Marketing plan merupakan perencanaan untuk memenuhi tujuan pemasaran yang telah dibuat. Jadi marketing plan lebih seperti panduan guna memenuhi tujuan dari pemasaran. Dan berikut adalah komponen penting dalam marketing plan.

  • Sasaran
  • Fokus
  • Budaya
  • Kekuatan
  • Kelemahan
  • Market share

Demikianlah pembahasan tentang strategi pemasaran beserta contoh-contoh dalam penerapannya. Semoga bisa memberikan inspirasi dan informasi tambahan agar bisnis Anda makin sukses dan berjalan lancar. 

Berbicara tentang pemasaran sebenarnya tidak jauh berbeda dengan sales. SimpliDOTS menyediakan Sales Automation Platform, aplikasi sales dan distribusi yang dapat mengoptimasi tenaga sales dan sistem distribusi Anda. Aplikasi  ini berbasis web dan mobile sehingga tidak dibutuhkan instalasi. Fitur-fiturnya antara lain Anda dapat melakukan sales order dari mobile, live tracking posisi sales di dalam peta, menjaga performance dan KPI dari sales, monitoring sales dengan lebih mudah, cek stok barang dan lain sebagainya. Bisa diintegrasikan dengan software Accurate dan Jurnal.

Pelajari fitur-fitur SimpliDOTS selengkapnya, follow Instagram @simplidots. SimpliDOTS Sales Automation Platform juga menyediakan free trial 14 hari. Anda dapat mencoba fitur-fiturnya sepuasnya selama 14 hari. Ketahui lebih lanjut di sini.