energiesaarlorlux content stram gas verbrauchsanalys

KPI Sales : Pengertian, Manfaat, dan Cara Mengukurnya

KPI sales merupakan indikator penting yang digunakan perusahaan dalam mengukur kinerja sales secara efektif. Dengan adanya KPI sales perusahaan akan mampu mengoptimalkan kinerjanya dengan membentuk organisasi yang mampu berjalan baik dan optimal, terutama dalam mencapai target penjualan. Dengan adanya KPI sales, kinerja organisasi yang baik dan kompetisi yang sehat diantara tim sales akan terbangun. 

Hal ini berdampak positif bagi kelangsungan kinerja perusahaan, terutama dalam peningkatan target penjualan sehingga pendapatan dan keuntungan perusahaan juga akan meningkat. Namun, tahukah Anda apa itu KPI sales, manfaatnya bagi perusahaan dan kenapa penting? Lalu apa saja indikator yang digunakan untuk mengukur KPI sales? Jika ingin mengetahuinya simak pada pembahasan kali ini.

Apa itu KPI Sales?

Kpi key performance indicator for business concept - modern graphic interface showing symbols of job target evaluation and analytical numbers for marketing kpi management Premium Photo

sumber : freepik

KPI Sales adalah ukuran yang digunakan perusahaan untuk menilai atau mengevaluasi kinerja sales atau tim sales dalam melakukan tugasnya. KPI merupakan singkatan dari Key Performance Indicator, dimana dalam melakukan pengukuran terhadap kinerja salesnya, perusahaan akan menggunakan indikator-indikator tertentu untuk mengevaluasi dan menilai kinerja sales mereka secara efektif. 

Perusahaan memerlukan KPI sales untuk mengoptimalkan organisasi perusahaan dalam mencapai targetnya. Pengukuran ini akan membantu perusahaan untuk mengoptimalkan kinerja salesnya dalam melakukan penjualan dan mencapai target. Dengan adanya KPI sales, kompetisi yang sehat akan terjalin diantara tim sales. Hal ini memberikan dampak positif kepada kelangsungan kinerja sales. 

Pasalnya dengan adanya KPI sales ini, sales atau tim sales akan berusaha lebih keras dan bersungguh-sungguh dalam mencapai target penjualan dalam waktu yang telah ditentukan. Oleh karena itu, KPI sales juga menjadi salah satu tolok ukur yang biasa digunakan dalam penilaian kinerja karyawan perusahaan. 

Apa Pentingnya KPI Sales bagi Perusahaan?

Data analysis for business and finance concept. Premium Photo

sumber : freepik

KPI Sales bagi perusahaan sangat penting. Hal ini karena KPI sales bertujuan mengukur dan mengevaluasi kinerja sales sehingga perusahaan dapat mengetahui dan menilai kemampuan dan timbal balik yang masing-masing sales berikan kepada perusahaan. Timbal balik ini dapat berupa pendapatan atau target penjualan yang berhasil dipenuhi atau bahkan bisa melampaui target. 

Baca Juga : Sales Pipeline: Penjelasan Lengkap Dan Tipsnya

Oleh karena itu, berawal dari mengukur kinerja sales, KPI sales akan membentuk kompetisi yang sehat dan positif diantara tim sales sehingga akan mengoptimalkan kinerja perusahaan dalam pengelolaan organisasinya dan pencapaian target penjualan. 

KPI sales bagi perusahaan sangat penting dalam meningkatkan target penjualan. Dengan adanya pengukuran kinerja sales, para sales akan termotivasi dan terdorong untuk melakukan yang terbaik bagi perusahaan. Sales akan berusaha semaksimal mungkin untuk mencapai target penjualan bahkan melampauinya. Hal ini dapat terjadi karena adanya indikator untuk mengukur keefektifan kinerja sales. 

Selain itu, pemberian insentif kepada tenaga sales yang berhasil mencapai targat penjualan atau bahkan melampauinya juga turut memberikan dorongan kepada sales untuk mencapai target penjualan dalam waktu yang telah ditentukan. Oleh karena itu, dengan adanya KPI sales juga memberikan dampak positif dalam meningkatkan pendapatan perusahaan.

Apa Manfaat KPI Sales untuk Perusahaan?

Businessmen discussion finance planning growth concept Premium Photo

sumber : freepik

KPI sales sangat diperlukan untuk mengoptimalkan kinerja sales perusahaan. Adapun, manfaat KPI sales untuk perusahaan dapat Anda simak sebagai berikut.

1. Mengukur Kinerja Masing-masing Sales

Manfaat KPI sales yang pertama adalah sebagai alat untuk mengukur kinerja masing-masing sales perusahaan. Hal ini berarti dengan adanya KPI sales perusahaan akan mengetahui cara kerja dan hasil yang sales mereka berikan kepada perusahaan. Hasil ini dapat berupa terpenuhinya target penjualan, closing yang dimenangkan masing-masing sales, dan penambahan jumlah prospek. 

Melalui KPI sales, perusahaan juga dapat mengetahui aktivitas sales dan melihat apakah sales mengalami kesulitan dalam melakukan tugasnya dan daerah yang membutuhkan bantuan pelatihan.

2. Menciptakan Kompetisi Sehat dan Positif Diantara Tim Sales

Manfaat KPI sales yang kedua adalah menciptakan iklim kompetisi yang sehat dan positif diantara tim sales. Hal ini karena pada KPI sales kinerja masing-masing sales akan  diukur menurut indikator tertentu secara individu. Oleh karena itu, pengukuran KPI sales ini akan membangun kompetisi sehat dan positif antar sales. 

Guna mencapai target penjualan dan menghasilkan pendapatan yang lebih bagi perusahaan. Para sales akan berusaha untuk menjadi yang terbaik dalam meningkatkan omzet perusahaan dan mencapai target yang perlu mereka penuhi.

3. Mengelola Kinerja Sales

Manfaat KPI sales yang ketiga yaitu membantu perusahaan dalam mengelola kinerja tim sales mereka. Dengan adanya KPI sales, manajer dan perusahaan akan mengetahui aktivitas sales mereka untuk kemudian melakukan penilaian dan evaluasi melalui indikator-indikator yang telah ditentukan. 

Melalui penilaian dan evaluasi inilah perusahaan akan mengetahui kinerja sales mereka, kesulitan-kesulitan yang dihadapi untuk kemudian mengambil solusi atau jalan keluar untuk menyelesaikan masalah tersebut. Solusi ini dapat berupa pemberian ide ataupun penciptaan inovasi guna mempermudah pekerjaan tim sales.

4. Meningkatkan Pendapatan Perusahaan

Manfaat KPI sales yang keempat yaitu meningkatkan pendapatan perusahaan. KPI sales berfungsi mengukur kinerja sales perusahaan melalui indikator-indikator tertentu. Dalam melakukan pengukuran ini, kinerja sales akan dinilai dan dievaluasi secara individu. Hal ini tentunya akan meningkatkan semangat dan motivasi kepada sales untuk melakukan yang terbaik bagi perusahan dan mencapai target penjualan agar keberadaannya di perusahaan akan tetap dipertahankan. 

Di sisi lain, apabila target penjualan berhasil dipenuhi atau bahkan dilampaui, biasanya sales juga akan diberikan apresiasi oleh perusahaan, baik berupa insentif uang ataupun bonus lainnya. Hal ini tentunya akan lebih memicu semangat para sales dalam meningkatkan penjualan dan keuntungan bagi perusahaan.

Apa saja Indikator yang Diukur dalam KPI Sales?

Dalam mengukur KPI sales, indikator-indikator yang biasa digunakan, antara lain sebagai berikut.

1. Perkembangan Penjualan (Sales Growth)

Indikator pertama yang digunakan untuk mengukur KPI sales adalah perkembangan penjualan (sales growth) pada bisnis atau perusahaan Anda. Dengan melihat perkembangan pada bisnis, Anda bisa mengetahui kinerja tim sales Anda. Apabila sales telah bekerja dengan baik, maka akan terlihat pada perkembangan penjualan dan pencapaian target yang memuaskan. 

Keberhasilan ini akan terlihat dari meningkatnya pendapatan perusahaan karena terpenuhinya target penjualan pada periode tertentu. Jika perusahaan Anda mampu mengalami peningkatan penjualan dan mencapai target selama periode tertentu, maka langkah Anda dalam mengembangkan bisnis akan berhasil.

2. Target Penjualan Sales (Sales Target)

Indikator KPI sales yang kedua adalah target penjualan sales (sales target). Untuk mengukur seberapa efektif kinerja tim sales Anda, maka indikator sales target perlu digunakan dan dimasukkan dalam kriteria atau indikator pengukuran KPI sales. Sesuai dengan namanya, indikator target penjualan sales (sales target) berfungsi untuk mengetahui, melihat, dan menilai target penjualan yang berhasil dicapai sales. 

Agar bisnis Anda semakin berkembang, maka target penjualan juga harus meningkat secara terus-menerus dari periode sebelumnya. Melalui indikator sales target, Anda akan mengetahui kinerja tim sales dalam melakukan penjualan dan mencapai target untuk meningkatkan pendapatan perusahaan. Selain itu, Anda juga bisa menjadikan indikator ini sebagai acuan penting dalam menentukan plan dan strategi bisnis ke depannya.

3. Pelanggan yang Hilang/Berkurang (Customer Churn Rate)

Indikator ketiga untuk mengukur KPI sales adalah jumlah pelanggan yang hilang/berkurang (Customer Churn Rate). Dengan adanya indikator ini maka Anda bisa mengetahui apakah kinerja tim sales Anda sudah baik sesuai target penjualan atau belum. Anda bisa melihat dari grafik atau data target penjualan yang telah dicapai tim sales Anda selama beberapa periode tertentu. 

Jika target penjualan mengalami peningkatan (progress) dari waktu ke waktu maka strategi Anda untuk mengembangkan bisnis telah berhasil. Namun, jika target penjualan mengalami penurunan, maka Anda perlu mengubah strategi Anda dengan melihat masalah yang ada untuk kemudian ditemukan solusi dan inovasi pemecahannya.

4. Rasio Peluang atau Calon Prospek (Lead to opportunity Ratio)

Indikator keempat untuk mengetahui kinerja tim sales adalah dengan melihat rasio peluang atau calon prospek. Dengan adanya indikator rasio prospek atau peluang maka Anda bisa menentukan jumlah prospek yang Anda butuhkan untuk mencapai target penjualan. Oleh karena itu, indikator rasio peluang juga akan membantu Anda dalam memperkirakan pendapatan yang akan Anda peroleh apabila prospek berhasil Anda dapatkan dan target penjualan terpenuhi. 

Dalam rangka mencapai target penjualan dengan mendapatkan calon prospek, maka Anda juga harus menerapkan strategi yang tepat untuk menentukan target prospek agar bisnis Anda semakin berkembang.

5. Jumlah Prospek yang Membeli (Opportunity to Win Ratio)

Indikator KPI sales yang kelima adalah jumlah prospek yang membeli dari perusahaan Anda. Indikator ini akan membantu Anda dalam mengetahui kinerja tim sales Anda dalam mendapatkan penjualan dan pencapaian target. Jika jumlah prospek yang membeli dari perusahaan Anda semakin meningkat dari waktu ke waktu maka tim sales Anda telah efektif dan mampu menjalankan tugasnya dengan baik. 

Hal ini terbukti dari keberhasilan penjualan untuk memenuhi target perusahaan dalam waktu tertentu. Selain itu, Indikator KPI sales yang satu ini juga akan membantu Anda dalam mengetahui dan melatih kinerja tim sales agar semakin efektif sehingga menghasilkan lebih banyak transaksi penjualan.

6. Rasio Konversi (Lead Conversion Ratio)

Indikator keenam untuk mengukur KPI sales adalah dengan melihat rasio konversi yang didapatkan perusahaan. Indikator ini merupakan bagian penting dalam KPI sales untuk menilai kinerja tim sales perusahaan. Rasio konversi prospek ini dihitung dari berapa banyak jumlah prospek yang berhasil menjadi pelanggan dan membeli produk dari perusahaan Anda. 

Jika tim sales telah bekerja dengan baik, maka rasio konversi akan stabil atau bahkan meningkat. Jika rasio konversi sesuai dengan target yang Anda tentukan, itu artinya penjualan dalam keadaan baik.

7. Nilai Pembelian Rata-rata (Average Purchase Value)

Indikator ketujuh untuk mengukur KPI sales adalah dengan melihat nilai pembelian rata-rata (Average Purchase Value) yang didapatkan perusahaan selama beberapa periode tertentu. Untuk melihat indikator KPI sales yang satu ini, Anda bisa membandingkan nilai rata-rata penjualan yang Anda dapatkan saat ini dengan nilai rata-rata penjualan yang Anda dapatkan di periode sebelumnya. 

Jika nilai rata-rata penjualan mengalami peningkatan yang berkelanjutan maka strategi Anda dan kinerja tim sales dalam meningkatkan pendapatan dan mengembangkan bisnis telah berhasil. 

Namun, jika nilai rata-rata penjualan mengalami penurunan maka Anda perlu memikirkan cara yang efektif untuk meningkatkannya kembali, salah satunya bisa dengan cara meningkatkan peluang atau prospek penjualan dengan menawarkan lebih banyak insentif kepada pelanggan.

8. Pendapatan Masing-masing Sales (Revenue Per Sales Rep)

Indikator KPI sales selanjutnya adalah dengan melihat pendapatan masing-masing sales (Revenue Per Sales Rep). Dengan adanya indikator ini, Anda bisa melihat kinerja masing-masing sales dalam memberikan timbal balik ke perusahaan dalam bentuk keberhasilan penjualan dan pencapaian target dalam waktu yang ditentukan. Indikator ini akan memberikan informasi kepada Anda tentang kinerja tim sales dan perkembangan yang mereka berikan. 

Untuk mendapatkan data tersebut, Anda bisa membandingkan pendapatan saat ini dengan pendapatan sebelumnya. Melalui indikator ini, Anda bisa membandingkan tenaga sales Anda yang terbaik dengan tenaga sales lainnya untuk meningkatkan kinerja tim sales agar semakin efektif lagi ke depannya.

9. Margin Keuntungan Masing-masing Sales (Profit Margin Per Sales Rep)

Indikator selanjutnya untuk mengukur KPI sales adalah dengan mengetahui margin keuntungan yang diperoleh masing-masing tenaga sales. Melalui indikator ini Anda akan mengetahui tenaga sales yang paling efektif dalam menghasilkan keuntungan bagi perusahaan. Untuk mendapatkan data perkembangan keuntungan perusahaan, Anda bisa membandingkan keuntungan yang diperoleh saat ini dengan keuntungan yang diperoleh pada periode sebelumnya. 

Setelah itu, Anda bisa mengetahui dan mengidentifikasi kemampuan masing-masing tenaga sales dalam menghasilkan keuntungan dan mencapai target. Dengan adanya indikator KPI sales yang satu ini Anda juga bisa menentukan apakah tenaga sales yang berhasil mendapatkan profit terbesar bagi perusahaan akan diberi insentif dan/atau promosi atau tidak. Melalui indikator ini, Anda akan mengetahui keberhasilan strategi penjualan Anda. Namun, Anda juga bisa menambahkan beberapa strategi atau penyesuaian jika terjadi penurunan keuntungan.

Bagaimana Cara Mengukur dan Meningkatkan KPI Sales dengan Mudah?

KPI sales perlu ditingkatkan agar perusahaan mengalami perkembangan yang optimal dalam mencapai target penjualan dan mendapatkan pendapatan. Untuk itu, kinerja tim sales perlu ditingkatkan agar dapat mencapai target yang maksimal. Dalam hal ini, software SFA (Sales Force Automation) dari SimpliDOTS hadir untuk membantu perusahaan dan tim sales dalam mencapai target penjualan. Software SFA merupakan bagian dari CRM yang berfungsi untuk membantu dan mempermudah pekerjaan tim sales dalam mengecek stok barang, mendata toko, membuat jadwal kerja, dan sebagainya.

Tidak hanya itu, software SFA dari SimpliDOTS juga bisa digunakan oleh manajer sales untuk memonitor pekerjaan tim salesnya, mengelola proses penjualan, memberikan penawaran, sampai dengan membuat laporan bulanan. Aplikasi yang satu ini sangat cocok untuk digunakan dalam mengukur hingga meningkatkan KPI sales melalui monitoring yang dilakukan oleh manajer sales. Di samping itu, tim sales juga akan dipermudah melalui fitur-fitur yang ada di aplikasi ini.

Jangan tunda lagi, tingkatkan manajemen penjualan dan distribusi barang bersama aplikasi SimpliDOTS. Daftarkan bisnis Anda melalui tautan berikut dan nikmati GRATIS pakai aplikasi SimpliDOTS selama 14 hari.