masalah distribusi

Distribusi menjadi masalah besar di Negara Kepulauan

Masalah distribusi – Indonesia adalah Negara Maritim terbesar di Dunia dengan letak geografis yang sangat strategis. Posisi yang sangat strategis menjadikan Indonesia sangat layak sebagai poros maritim yang sangat menjanjikan dengan dukungan konektivitas antar pulau, pembangunan infrastruktur maritim serta ketahanan dan keamanan sektor maritim.

Selain sektor konektivitas dan infrastruktur banyak masalah yang dihadapi para pelaku distribusi dalam pendistribusian barang karena beberapa faktor utama, simak beberapa faktor yang menyebabkan sulitnya melakukan pendistribusian barang di wilayah yang luas dan maritim.

1. Geografi Wilayah

Berdasarkan data Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman, wilayah Indonesia terdiri atas 13.487 dan 81.000 km garis pantai. Luasnya wilayah menjadikan tingkat kesulitan dalam pendistribusian barang karena memakan lebih banyak biaya transportasi dan SDM. Distribusi barang yang sulit menjadikan tingginya harga produk yang ada di pasaran. Untuk itu diperlukan bantuan pemerintah dalam meningkatkan akses transportasi baik darat, laut maupun udara.

2. Demografi Masyarakat

Jumlah penduduk dan ragam usia menjadi tantangan bagi Pemerintah Indonesia. Sebaran lokasi tempat tinggal yang mendiami lebih dari 6000 pulau menjadi pekerjaan pemerintah untuk meningkatkan pendidikan SDM demi kemajuan perekonomian masyarakat. Perlu perhatian khusus agar semua masyarakat dapat mendapatkan pendidikan yang berkualitas, paling tidak setara, sehingga di bagian Indonesia manapun memiliki SDM yang berkualitas.

Harapannya adalah agar dapat membangun daerahnya masing-masing khususnya daerah perbatasan dan terluar. SDM yang berkompeten menjadikan percepatan terwujudnya perekonomian yang kuat sesuai dengan kemajuan zaman.

3. Infrastruktur

Tantangan infrastruktur Indonesia meliputi darat ( jalan raya, jalan tol, moda transportasi massal ), laut ( pelabuhan, kapal barang dll) serta udara ( bandara, pesawat dll). Dewasa ini sudah banyak kemajuan dalam segi transportasi di Indonesia seperti ketersedian jalan tol trans jawa dan tol trans papua yang sudah hampir rampung. Harapannya dengan hal ini membuat pendistribusian barang menjadi lebih mudah dan murah.

4. Sistem Aplikasi Terintegrasi

Jika kita lihat ke berbagai pelosok daerah, masih banyak distributor yang masih manual dan belum menerapkan sistem aplikasi distributor untuk membantu proses distribusi mereka padahal kemajuan teknologi dijamin bisa memberi kemudahan bagi perusahaan mereka karena lebih mudah melakukan monitoring dan pengelolaan distribusi. Misalnya saja salesman tidak perlu mencatat penjualan secara manual, admin yang tidak perlu menginput ulang penjualan serta manajer yang dengan mudah bisa melihat transaksi dan monitoring salesman dari mana saja.

SimpliDOTS sendiri adalah aplikasi distributor yang dirancang khusus untuk meningkatkan efisiensi pengelolaan distribusi barang dan mengatasi masalah-masalah tersebut. Silahkan untuk mencoba gratis selama 14 hari dan dapatkan demonya. Dengan menerapkan sistem aplikasi distributor berbasis cloud seperti SimpliDOTS, luasnya wilayah geografi sudah tidak menjadi kendala utama dalam pendistribusian barang.

WhatsApp chat