Categories: Data

Big Data dan Bidang Usaha Big Data di Indonesia

Perkembangan teknologi informasi yang sangat pesat saat ini telah memberikan dampak yang besar bagi masyarakat hingga perusahaan dari berbagai macam sektor. Setiap perusahaan dituntut untuk bisa mengikuti setiap perkembangan informasi yang sedang terjadi, sehingga informasi yang diperoleh dapat diterapkan dalam pengelolaan manajemen di dalamnya. Perusahaan harus selalu aktif dalam menggali setiap detail data yang berasal dari berbagai sumber. Data yang dibutuhkan tentu saja sangat besar dan banyak secara kuantitas (volume), variatif (bentuk, ukuran, dan format) dan percepatan (tingkat pertumbuhan data). 

Sebenarnya, istilah data yang besar lazim disebut sebagai Big Data. Istilah ini mengacu pada perubahan cara manusia memahami dunia yang berdampak besar dan akan terus menciptakan inovasi baru melalui semua aspek kehidupan manusia. Big Data merupakan fenomena terbaru dalam perkembangan teknologi yang terjadi akibat derasnya arus informasi yang terus berkembang. Adanya data yang terus bertambah, maka perlu adanya pengelolaan khusus dari kebutuhan penyimpanan data tersebut. 

Bidang Usaha Big Data di Indonesia

Di Indonesia, sektor bisnis Big Data memang belum terlalu populer. Sejauh ini, hanya ada tiga bidang usaha yang sudah menggunakan Big Data di Indonesia. Ketiga jenis sektor bisnis big data tersebut antara lain perusahaan telekomunikasi, perbankan (finance), dan produsen barang konsumsi seperti minuman dan makanan kemasan (consumer goods).

Namun, penggunaan Big Data tidak hanya terbatas pada lembaga yang besar saja. Lembaga seperti perpustakaan, perusahaan distribusi, logistik, pergudangan, manufaktur, pendidikan, dan lain sebagainya juga harus mulai melirik menggunakan konsep Big Data untuk mengelola informasi dalam wujud digital. Jumlah data yang akan tersimpan dalam suatu perusahaan akan terus bertambah dari byte ke byte hingga mencapai data yang lebih besar lagi. Maka dari itu, setiap perusahaan harus memberikan perhatian khusus untuk masalah keterlibatan big data dan kepentingan perusahaan.

Perusahaan distribusi merupakan salah satu perusahaan yang harus segera berbenah dan ikut dengan keberadaan big data. Perusahaan distribusi merupakan penghubung beberapa rantai, baik pemasok dengan produsen, produsen dengan konsumen, juga produsen dengan distributor lain. Bahkan, satu perusahaan distribusi bisa menjadi penghubung antar perusahaan distribusi lainnya. Jadi, perusahaan distribusi menjadi sangat besar keterkaitannya dalam supply chain dan mata rantai saluran distribusi.

Dengan begitu banyak informasi yang dibutuhkan perusahaan distribusi, maka peran big data sudah pasti akan memberikan kelancaran dalam arus mata rantai saluran distribusi.

Pengenalan Tentang Big Data

source : www.freepik.com

Pada tahap awal pengembangannya, Big Data hanyalah sebuah sistem teknologi yang diperkenalkan untuk menanggulangi ledakan informasi seiring meningkatnya pengguna perangkat mobile dan data internet. Semakin banyak pengguna perangkat mobile dan data internet, maka sangat mempengaruhi perkembangan volume dan jenis data yang terus meningkat secara signifikan di dunia maya. Berbagai jenis data, mulai data yang berupa teks, gambar/foto, audio, video, dan bentuk data-data lainnya memenuhi sistem komputasi. Agar keperluan ledakan informasi atas pengguna perangkat mobile dan data internet bisa terpenuhi, maka Big Data adalah solusi dan jalan keluar yang paling bisa diandalkan sampai dengan saat ini. 

Fakta menunjukkan bahwa kebutuhan dan perkembangan data semakin besar dan cenderung melampaui batas dari waktu ke waktu. Kemampuan media penyimpanan maupun sistem database yang telah ada dinilai perlu ditingkatkan agar kebutuhan data bisa terpenuhi. Adanya big data dinilai bisa mengatasi masalah tersebut karena bisa menyediakan ukuran media penyimpanan data yang sangat besar atau mungkin tak terbatas. Big data juga jenis data yang dapat diakomodasikan dan memiliki kecepatan proses.

Pengertian Big Data

Dengan demikian, Big Data dapat diartikan sebagai media penyimpanan data yang menawarkan ruang (space) tanpa batas dengan kemampuan untuk mengakomodasi dan memproses berbagai jenis data dengan sangat cepat.

Untuk sektor bisnis Big Data saat ini, perusahaan Google merupakan pelopor adanya big data dengan memperkenalkan Google Bigtable sebagai produknya. Bigtable merupakan sistem database yang memiliki skala besar dan memiliki kecepatan tinggi untuk mengolah banyak jenis data dari berbagai sumber layanan yang tersedia di internet. Adanya sistem ini, data dari layanan mesin pencari berbasis internet bisa disimpan, direkam, diakses, dan disalurkan dengan mudah. Setelah Google, Facebook ikut menerapkan sistem database sejenis untuk menangani lonjakan pengguna layanannya. Dengan teknologi Big Data yang digunakan, Facebook menjadi lebih profesional dalam menangani peredaran data yang melonjak drastis dalam enam tahun terakhir untuk memberikan pelayanan terhadap 1 miliar penggunanya. 

Penerapan Big Data

source : www.freepik.com

Selanjutnya, sektor bisnis big data semakin meluas dan menjadi solusi bagi berbagai sektor perusahaan. Misalnya, perusahaan asuransi di Jepang yang menggunakan GPS pada Carvani yang dimiliki oleh setiap klien untuk mengumpulkan informasi tentang perilaku mengemudi kliennya. Dari pengumpulan informasi tersebut, maka tidak hanya data tentang umur, jarak tempuh, jenis perizinan saja yang didapat, namun perusahaan juga bisa mengetahui keadaan klien yang sedang mengemudi. Perusahaan asuransi tersebut bisa menganalisa dan menghindari risiko setiap kliennya sehingga dipastikan margin harga yang diperoleh akan sesuai. 

Dalam perbankan, adanya big data sangat berguna untuk menganalisis pengguna kartu kredit. Perusahaan finance atau perbankan bisa menganalisis berbagai aktivitas pelanggan dalam menggunakan kartu kredit melalui smartphone. Dengan demikian, segala aktivitas dapat terdeteksi dan jika terjadi penyalahgunaan akan segera diketahui dengan mudah cepat.

Bukan hanya perusahaan finansial dan perusahaan servis saja, pemanfaatan biga data menjadi solusi bagi banyak sektor perusahaan, termasuk perusahaan distribusi adn dan perusahaan yang berkaitan dengan kegiatan penjualan. Perusahaan yang  memiliki pelanggan maka pasti membutuhkan feedback dan informasi tentang needs dari para pelanggannya. Maka dari itu, big data memegang peranan yang menentukan bagi kemajuan perusahaan distribusi dan perdagangan.

Karakteristik Big Data

Karakteristik big data yang paling utama adalah dari segi penggunaan karena big data bisa diaplikasikan pada perusahaan infrastruktur maupun industri primer. Misalnya dengan menggabungkan sensor yang dipasang di jalan raya dengan data yang dikumpulkan melalui GPS yang telah terpasang pada mobil. Dengan adanya teknologi ini, maka dapat diketahui kondisi kepadatan lalu lintas. Selain itu, big data juga bisa menjadi solusi sistem traffic light sehingga bisa mempercepat waktu tempuh suatu perjalanan dan mengurangi pengeluaran gas karbon dioksida.

Dalam industri primer, adanya big data akan membantu pengembangan bidang IT menjadi lebih efektif dalam segi operasionalnya. Misalnya dengan pemasangan sensor cuaca di ladang pertanian. Big data menjadi pendukung dalam penggabungan data cuaca dengan data penghasilan maupun kualitas produk yang dihasilkan. Dengan demikian, akan mudah mencari cara yang lebih efektif agar mampu meningkatkan kualitas produk pertanian dan bisa meningkatkan keuntungan.

Karakteristik Big Data juga bisa dilihat dari wilayah aplikasi yang sangat luas bahkan tidak terbatas. Penggunaan big data tidak terbatas pada bisnis web service dan Social Networking Services (SNS) saja. Penggunaan big data mampu membuat setiap perusahaan melihat keadaan perusahaan yang sesungguhnya dan menilai segala sumber daya yang dimiliki. 

Elemen Big Data

source : www.freepik.com

Dengan pengertian dan karakteristik dari big data tersebut, maka tidak salah jika Big data sering dikaitkan dengan data science, data mining, maupun data processing. Bahkan, saat ini big data telah ikut melibatkan beberapa infrastruktur dan teknik dari data mining atau data processing yang jauh lebih canggih dari sebelumnya. Perusahaan membutuhkan 4 elemen yang sangat penting dalam mengimplementasikan teknologi Big data. Keempat elemen tersebut yaitu data, teknologi, proses, dan Sumber Daya Manusia (SDM). 

Data merupakan deskripsi dasar yang untuk menjelaskan beberapa informasi mengenai keadaan benda, acara, aktivitas, dan transaksi. Setiap informasi telah terdokumentasi, terklasifikasi, tersimpan, dan terorganisasi sehingga bisa memberikan suatu arti yang spesifik kepada penerima informasi tersebut. Artinya, data merupakan elemen penting untuk kehadiran sebuah informasi. 

Teknologi merupakan elemen big data yang berkaitan dengan infrastruktur, perangkat, dan alat-alat yang berguna dalam pengoperasian Big data. Teknologi ini melibatkan teknik komputasi dan analitik, serta media penyimpanan (storage). Sedangkan proses merupakan elemen big data yang  mengadopsi teknologi. Dalam proses big data, dibutuhkan perubahan budaya perusahaan. Misalnya, sebelum adanya Big data, seorang pemimpin perusahaan melakukan pengambilan keputusan hanya berdasarkan intuisi berdasarkan nilai, keyakinan, atau asumsinya. Setelah teknologi big data ditemukan, pengambilan keputusan bisa secara data driven decision making. Perusahaan bisa meminimalisir risiko dengan mengambil keputusan yang berdasarkan data akurat dan informasi yang benar-benar relevan.

SDM merupakan elemen yang sangat berguna untuk aplikasi teknologi Big data. SDM ini berarti pihak yang memiliki keahlian analitik dan kreativitas, seperti  kemampuan/keterampilan untuk menentukan metode baru untuk mengumpulkan, menginterpretasi, dan menganalisis data. Seiring kebutuhan big data yang lebih luas cakupannya, SDM haruslah seorang yang keahlian pemrograman komputer dan keterampilan bisnis. Dengan keahlian tersebut, maka pemanfaatan big data akan sejalan dengan  pemahaman tentang tujuan bisnis.

Big Data dalam Perusahaan Distribusi

source : www.freepik.com

Perusahaan di sektor manufaktur, distribusi, dan ritel merupakan perusahaan-perusahaan yang harus segera menerapkan business intelligence agar bisa menghadapi tantangan pasar. Salah satunya adalah dengan memanfaatkan big data untuk berbagai keperluan, misalnya analisis konsumen dan menyusun strategi bisnis yang tepat. Tren yang terjadi saat ini adalah pertumbuhan media sosial, layanan cloud, dan big data. Faktor-faktor tersebut bisa menjadi peluang bagi perusahaan distribusi jika dimanfaatkan dengan baik, karena perusahaan distribusi harus bisa menciptakan rantai pasok yang efisien. 

Adanya big data bisa memberikan solusi bagi banyak masalah distribusi sehingga untuk saat ini keberadaan big data dan perusahaan distribusi tidak dapat dipisahkan. Produsen memutuskan untuk menggunakan layanan perusahaan distribusi sebagai perantara yang  mendistribusikan produknya kepada pembeli akhir. Produsen membutuhkan campur tangan perusahaan distribusi dalam penyampaian barang. Namun, beberapa produsen juga masih dipertanyakan beberapa hal berkaitan dengan laba yang dihasilkan. Tentunya, pihak produsen tidak ingin mengeluarkan tambahan biaya tambahan yang besar untuk produk yang disalurkan. 

Namun, produsen mempertimbangkan penilaian lain untuk menggunakan layanan perusahaan distribusi agar bisa melaksanakan fungsi secara lebih efisien dan lebih ramah anggaran. Selain itu, adanya perusahaan distribusi yang ikut terlibat dalam mata rantai saluran distribusi dinilai akan membantu kelancaran proses distribusi dan pemasaran.

Perusahaan distribusi sangat berperan bagi produsen agar bisa mengurangi tugas penyaluran produk kepada konsumen. Produsen juga berharap bahwa pihak perusahaan distribusi bisa melakukan pekerjaan tersebut dan memberikan fungsi yang lebih efisien bagi produsen. Maka dari itu, perusahaan distribusi memerlukan big data untuk mengolah informasi produsen dan konsumen sehingga layanan yang diberikan benar-benar efektif.

Selain itu, perusahaan distribusi memerlukan manajemen pergudangan dan pengangkutan (transportasi). Produk akan tersalurkan tanpa kendala jika manajemen transportasi berjalan dengan baik. Produk juga akan aman dan tahan lama jika manajemen pergudangan efektif dalam mengelolanya. Semua bidang akan berjalan dengan lancar melalui perencanaan dan keputusan atas informasi yang tersimpan dalam big data. 

Manfaat Big Data untuk Perusahaan Distribusi

Setiap perusahaan yang bergerak dalam sektor bisnis plastik memiliki profit oriented, yaitu orientasi utama pada pencapaian margin laba setinggi mungkin. Berbagai informasi penting akan diperoleh dari Big Data yang pastinya sangat penting untuk mendukung proses pengambilan keputusan bagi setiap perusahaan. Begitu pula dengan perusahaan distribusi yang bisa masuk ke dalam banyak mata rantai saluran distribusi. Berikut ini, beberapa manfaat adanya big data untuk perusahaan distribusi.

  • Mengetahui respons masyarakat terhadap produk-produk yang dikeluarkan atau disalurkan.
  • Membantu perusahaan baik perusahaan distribusi terkait maupun produsen dalam mengambil keputusan yang lebih tepat dan akurat berdasarkan data.
  • Membantu meningkatkan citra perusahaan di mata para konsumen
  • Menyediakan informasi dalam perencanaan usaha, dengan mengetahui perilaku pelanggan.
  • Mengetahui trend pasar, kompetitor, dan selera konsumen.
  • Mengetahui feedback dan respon konsumen untuk menyusun kebijakan dan perbaikan pelayanan publik.
  • Membuat layanan terpadu dengan segmen khusus sehingga layanan yang diberikan selanjutnya bisa efektif dan efisien.
  • Menemukan solusi atas permasalahan yang ada, berdasarkan data.
  • Menghindari kesalahan persepsi dan kesalahan komunikasi antara produsen, distributor, dan konsumen.

Tantangan Big Data bagi Perusahaan Distribusi

source : www.freepik.com

Adanya big data memang memberikan banyak solusi bagi perusahaan distribusi, Namun bukan berarti dengan menggunakan big data segalanya akan berjalan dengan baik. Meski telah melakukan analisa data data dan mengetahui aliran distribusi barang yang akan dijual, jika tidak disertai dengan manajemen saluran distribusi yang baik sudah pasti akan menyia-nyiakan modal perusahaan. 

Selain itu, bagi perusahaan distribusi Big Data tidak selalu tentang teknologi yang ditawarkan untuk menyimpan dan menyajikan data, namun pemanfaatan Big Data itu sendiri dinilai sangat penting. Big Data bisa jadi tempat berkumpulnya data dalam jumlah yang sangat besar dan sukar ditangani dengan manajemen basis data biasa. Maka dari itu, perusahaan distribusi membutuhkan suatu teknologi untuk untuk meningkatkan layanan yang lebih baik.

Big data memang dinilai sanggup memberikan informasi untuk membaca kebiasaan dan pola pengguna. Melalui data yang tersedia di internet, informasi yang dihasilkan oleh big data dapat digunakan untuk menyesuaikan produk dengan minat pasar. Selain itu, sangat mengetahui kemampuan untuk menampilkan trend atau peningkatan demand terhadap suatu barang secara near to real time. Ketika terjadi lonjakan awal terhadap suatu hal, maka perusahaan distribusi bisa memanfaatkan momen tersebut untuk mendistribusikan permintaan produk yang disesuaikan dengan minat pasar. Dengan demikian, adanya big data akan sangat terasa manfaatnya untuk mengetahui selera konsumen. 

Menangkan Persaingan Bisnis dengan Big Data

source : www.freepik.com

Bagi perusahaan distribusi dan perdagangan, big data bisa memberikan informasi yang gamblang mengenai jenis produk yang paling banyak digemari konsumen. Perusahaan akan mudah menilai alasan tertentu bahwa konsumen lebih suka produk A daripada produk B. Dengan demikian, perusahaan distribusi akan siap mendistribusikan produk yang sesuai dengan minat dan segera mengatasinya jika terjadi kekosongan pasar. Perusahaan juga akan mampu untuk menyesuaikan produk dengan ekspektasi konsumen maupun calon konsumen hingga benar-benar terpenuhi. 

Faktor pendorong berkembangnya big data bagi perusahaan distribusi bisa juga persaingan antar bisnis. Perusahaan distributor cenderung ingin ikut mengaplikasikan big data hanya karena kompetitornya sudah menggunakan big data terlebih dahulu. Padahal, penggunaan big data harus berdasarkan atas permasalahan yang ingin diselesaikan, bukan karena hanya kompetitor sudah menggunakan big data terlebih dahulu. Jadi, perusahaan distribusi harus tahu betul masalah yang telah ditemui dan pemanfaatan big data yang diinginkan untuk menyelesaikan permasalahan tersebut.

Keberadaan big data memang memiliki peluang yang sangat menjanjikan untuk merevolusi perusahaan distribusi. Akan tetapi, masih ada tantangan yang perlu diperhatikan, misalnya kekurangan sumber daya manusia, pengetahuan akan big data yang masih perlu ditingkatkan, dan keperluan big data untuk perusahaan itu sendiri. Adanya big data harus  harus diiringi kesiapan perusahaan dalam mengubah dan menerima tantangan baru agar kehidupan perusahaan tetap dapat berjalan. 

Share
Published by
Jowan Kho
Tags: Big Data Elemen Big Data Karakteristik Big Data Manfaat Big Data Penerapan Big Data Pengenalan Tentang Big Data Pengertian Big Data Persaingan Bisnis dengan Big Data Sektor Bisnis Big Data Tantangan Big Data

Recent Posts

  • Penjualan

Strategi Promosi untuk Meningkatkan Penjualan di Akhir Tahun

Akhir tahun identik dengan pesta diskon atau obral harga gede-gedean bagi sebagian besar merek bisnis. Dua atau tiga bulan menjelang… Read More

  • Pemasaran

Sukses Berbisnis dengan Teknik Pemasaran Direct to Customer

Setiap perusahaan harus memiliki manajemen pemasaran yang kuat supaya bisnisnya terus maju dan berkembang. Salah satu teknik yang bisa dilakukan… Read More

  • Teknologi

Pemanfaatan Revolusi Industri 4.0 dalam Supply Chain Management

Saat ini, perusahaan telah menggunakan aplikasi yang bisa menangani kinerja rantai pasokan atau supply chain.  Aplikasi tersebut memanfaatkan teknologi informasi… Read More