Categories: Bisnis Blog SimpliDOTS Penjualan Teknologi

9 Teknik Promosi Penjualan Untuk Strategi Bisnis Distribusi B2B Menggunakan Instagram

Banyak yang bertanya, emang bisa ya pake teknik promosi Instagram untuk meningkatkan penjualan distribusi B2B? Jawabannya adalah: Mungkin banget! Kuncinya adalah bagaimana kita menggunakan tiap platform social media secara efektif. Banyak banget kok bisnis B2B yang kami temui dan mereka berhasil menggunakan teknik promosi Instagram untuk mengembangkan bisnis distribusi B2B mereka. Mau tau apa aja teknik-tekniknya? Baca terus ya!

1. Buat akun Instagram For Business

Banyak banget bisnis yang yang kelupaan menyetel akun Instagram mereka sebagai akun bisnis dan alhasil, kehilangan kesempatan untuk mempelajari followers dan juga content-content yang telah mereka buat dengan susah payah. Banyak banget loh keuntungan bikin akun Instagram for Business! Pertama, followers kamu bisa klik tombol contact button jadi mereka bisa menelpon bisnis kamu langsung dari Instagram. Kedua, kamu bisa akses Instagram Analytics tool dimana kamu bisa lihat data-data mengenai followers & postingan kamu!

Source: xendit.co
2. Ambil waktu untuk tentukan gol dan strategi untuk Instagram
Source: Unsplash

Instagram sebenarnya merupakan salah satu teknik promosi yang unik dan memiliki banyak fitur yang dapat membantu bisnis distribusi B2B. Makanya penting banget untuk kamu sebagai pengusaha B2B dalam menentukan gol dan strategi yang tepat untuk akun Instagram bisnis kamu. Apa sih tujuan kamu membuat akun instagram? Apakah untuk membangun brand awareness? Untuk mendapatkan leads? Atau kamu mau potential customers untuk menelpon usaha kamu? Dengan menentukan gol dari awal, kamu akan bisa membuat teknik-teknik promosi yang tepat untuk mencapai gol ini.

Contohnya adalah banyak bisnis distribusi B2B yang fokus menampilkan culture perusahaan mereka untuk mendapatkan potensial karyawan baru, sehingga key messages dan juga Calls to Action mereka semua dibuat sesuai dengan gol tersebut.

Inget ya, pengguna Instagram ga suka dengan brand yang hard-selling, jadi jangan hanya asyik foto produk-produk kamu terus menjelaskan fitur produk kamu di caption ya!

Baca Juga: 5 Strategi B2B Untuk Meningkatkan Penjualan Distributor & Toko Grosir

3. Kenali audience kamu
Source: Unsplash

Salah satu teknik promosi untuk mengembangkan bisnis distribusi B2B kamu melalui Instagram adalah dengan meluangkan waktu untuk mengenali audience kamu. Pastinya kamu sudah ada target audience yang kamu rencanakan dari awal, namun seiring berjalannya waktu, kamu akan mulai mengumpulkan data mengenai followers kamu dari gender, usia dan hal lainnya yang mungkin akan membuat kamu kaget karena berbeda dengan gambaran kamu di awal.

Bicaralah pada followersmu melalui level yang personal, bukan dalam bahasa yang formal. Post juga mengenai hal-hal yang mereka pedulikan, sehingga mereka melihat sisi kemanusiaan dalam brand kamu.

4. Mulai dengan 9 post

Nah, setelah kamu selesai buat akun Instagram, set target audience serta gol Instagram kamu, sekarang saatnya untuk merencanakan konten kamu! Gloria Lafont dari perusahaan Action Marketing merekomendasikan untuk membuat 9 post pertamamu terlebih dahulu dalam bentuk grid. Kemudian, post ke-9 konten tersebut secara bersamaan! Dengan cara ini, orang yang mengunjungi profil kamu akan melihat suatu akun yang cohesive dan visually pleasing, sehingga lebih menarik untuk di follow. Kamu bisa pake aplikasi gratis Grid Maker atau pakai Photoshop custom layout

Baca Juga: 5 Teknik Promosi yang Dapat Dilakukan untuk Meningkatkan Penjualan

5. Selalu pilih ‘kualitas’ daripada ‘kuantitas’
Source: Unsplash

Banyak banget cara untuk menaikkan followers Instagram atau cara menaikkan likes dan comments post kamu, tapi itu semua nggak akan berarti kalau orang yang follow kamu bukanlah target audience-mu atau engagement-nya tidak authentic alias palsu.

Ambillah waktu dan sisihkan budget untuk membuat post yang berkualitas, karena teknik promosi ini akan meningkatkan return of investment (ROI) bisnis distribusi B2B kamu.

Inget loh, konten di akun Instagram kamu akan merepresentasikan brand kamu, jadi buatlah dengan effort dan semangat ya karena user akan notice loh kalau kamu menaruh usaha yang lebih untuk membuat konten yang berkualitas.

6. Post konten yang unique dan authentic
Source: Unsplash

Kalo bisa, jangan deh pake stock photos atau gambar yang kelihatan fake, karena followers zaman sekarang sangat picky dalam hal visual yang mereka mau lihat.

Teknik promosi real-time content, seperti live video/live streaming sangat populer sekarang karena kontennya terasa authentic dan tidak dibuat-buat. Elemen real-time sungguh penting untuk bisnis distribusi B2B dan dapat membantu kamu membangun koneksi yang asli dan authentic dengan existing and potential customer kamu.

Baca Juga: Apa Itu Saluran Distribusi? Serta Bagaimana Tahapannya?

7. Research hashtag dan gunakan hashtag yang specific
Source: Unsplash

Kenapa sih hashtag research penting? Karena potential customer kamu itu sebenarnya banyak berada di Instagram, namun kamu harus memberikan cara supaya mereka bisa menemukan brand kamu dengan gampang.
Contoh, mungkin kamu pikir hashtag #bisnis akan secara otomatis menghubungkan kamu dengan bisnis lain di Instagram, tapi hashtag itu kini sudah terlalu general dan sudah terasosiasi dengan jutaan postingan di Instagram. Lebih baik fokus ke hashtag yang lebih spesifik, seperti hashtag khusus brand kamu.

Kalo nggak, kamu juga bisa menggunakan tools seperti Hashtagify untuk research mengenai hashtag yang tepat untuk bisnis atau brand kamu

8. Perbanyak User Generated Content (UGC)
Source: Unsplash

Kalo kamu punya klien-klien yang fokus pada bisnis atau industri yang berbeda, kamu bisa gunakan post mereka di akun Instagram kamu. Hal ini berlaku terutama untuk akun-akun client B2B kamu yang punya visual  atau konten yang bagus. Teknik promosi ini sangat bermanfaat saat tim in-house kamu belum cukup orang untuk maintain feed yang bagus dan berkualitas. Pssst, ini juga merupakan salah satu cara paling mudah untuk menarik perhatian users dan menjaga hubungan baik dengan klien kamu secara bersamaan.

9. Aktif interaksi sama followers kamu
Source: Unsplash

Salah satu teknik promosi untuk meningkatkan penjualan adalah dengan bikin followers kamu stay dan loyal dengan brand kamu. Caranya simple: Terus saja lakukan active engagement sama mereka! Interaksi sama mereka bukan hanya akan membuat kamu belajar banyak tentang mereka, tapi juga akan membangun loyalitas dengan mereka.

Malahan, banyak banget brand distribusi B2B yang akhirnya menjadikan Instagram sebagai wadah customer service mereka. Makanya, usahakan untuk aktif bales komen followers dan juga like post mereka in return ya!

Kalau kamu merasa artikel ini bermanfaat, yuk follow aja Instagram @SimpliDOTS buat stay updated akan artikel informatif kaya gini!

Share
Published by
Liviani
Tags: 10 teknik promosi 9 teknik promosi Action Marketing Audience b2b promotion Gol dan Strategi untuk Instagram hashtag indonesia b2b indonesia b2b promotion instagram audience b2b Instagram For Business instagram tips and tricks for b2b pake teknik promosi promosi instagram b2b real time content B2B real time content instagram ROI instagram B2B target audience-mu Teknik promosi teknik promosi instagram Teknik Promosi Untuk Meningkatkan Penjualan Menggunakan Instagram User Generated Content (UGC) user generated content B2B

Recent Posts

  • Bisnis
  • Distribusi

Memulai Bisnis Distribusi, Yuk Persiapkan Hal Penting Ini

Mau memulai bisnis distribusi? Pilihanmu sudah tepat. Usaha distribusi bisa menjadi pilihan yang prospektif sebagai lini usaha karena potensinya yang… Read More

  • Pemasaran
  • Penjualan
  • Strategi Bisnis

Bingung Menentukan Harga Jual Produk?

Harga mempunyai peranan yang penting sebagai alat bantu untuk sukses dalam strategi pemasaran. Mengapa? Karena penetapan harga merupakan bagian penting… Read More

  • Distribusi
  • Produk

Aplikasi Stok Barang : Solusi Mudah Membuat Berbagai Jenis Laporan Stok Barang

Agar bisnis lebih mudah dikelola dan dikembangkan, salah satu aspek yang perlu dipertimbangkan adalah manajemen inventaris. Kamu harus mampu mengatur… Read More